Pengkhianatan yang Terkenang
Oleh SUparto WIjoyo
CAK Mispon, walaupun tinggal jauh di lubuk negara yang tidak mengandalkan aliran listrik PLN, ternyata juga mengikuti perkembangan gonjang-ganjing RUU HIP. Sebuah rencana regulasi yang hendak menterjemahkan ideologi Pancasila sesuai selera yang lagi berkehendak. Dia respon dan langsung kirim suara memerintahkan saya, Cak Parto jangan berhenti menyikapi hal-hal semacam ini. RUU itu hendak mempersonifikasi seolah negara ini milik “moyangnya” sehingga lupa bahwa pikiran dasar “leluhurnya” sesungguhnya tidak seluruhnya tersepakati sebagai dasar negara, sebab dasar falsafah negara yang disebut Pancasila itu adalah hasil kerja seluruh pendiri negara yang ada di BPUPKI-PPKI-Panitia Sembilan. Intinya bernegara itu memahami kebersamaan, karena negara juga produk dari kebersamaan. Tanpa kebersamaan tidak ada negara, siapa pun negaranya. Begitu dawuh “wali sunyi” Cak Mispon.
Read More..
