Pengkhianatan yang Terkenang
Setialah Merawat Mufakat Terhadap Pancasila
Cinta yang Tertikam Negara
KITA DAN PENGUNGSI ROHINGNYA
Terima Hibah dari Belanda, FH UNAIR Siap Sharing Pendidikan Hukum ke Lima Universitas di Indonesia Timur
UNAIR NEWS – Beberapa waktu yang lalu Fakultas Hukum (FH) Universitas Airlangga (UNAIR) mendapatkan hibah dari Kementerian Perdagangan dan Pengembangan Kerja sama Luar Negeri Belanda melalui NUFFIC. Hibah tersebut berada di bawah program the Orange Knowledge Programme (OKP).
Hibah tersebut diberikan untuk project kolaborasi institusi (institutional collaboration project) antara FH UNAIR dengan Maastricht University, Belanda dalam rangka “upgrading legal studies for higher education in Indonesia with a focus on legal skills and ethics”. Dalam program tersebut, Maastricht University berperan sebagai lead partner sementara FH UNAIR sebagai beneficiary partner.
Merawat Negara Hukum Indonesia
Jawapos.com, 27 Juni 2019, 19:24:41 WIB | Herlambang P. Wiratraman
JawaPos.com – Sembilan hakim Mahkamah Konstitusi (MK) menjatuhkan putusan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) pilpres hari ini (27/6). Sidang berjalan sesuai tahapan. Termasuk ada yang berlangsung sampai 20 jam, sidang berdurasi terpanjang dalam sejarah hukum kita.
Elemen warga bangsa Indonesia menanti dengan beragam situasi psikologis. Ada rasa cemas, ada rasa percaya diri, dan tak sedikit pula perasaan yang biasa-biasa saja. Kecemasan yang terjadi sebagai sesuatu yang lumrah.
Betapa tidak, sejak menjelang pemilu berlangsung hingga persidangan MK digelar, tak terhindarkan terjadi ketegangan sosial akibat suasana dukung-mendukung paslon di pilpres. Tapi, sebenarnya, kecemasan dan ketegangan sosial yang mengiringi pemilu itu tak perlu. Bahkan, tak layak menjadi energi yang justru melemahkan sendi-sendi demokrasi dan kehidupan bernegara hukum.
Hari ini tantangan terbesar demokrasi Indonesia, termasuk upaya merawat negara hukum Indonesia, bukan semata soal tidak berfungsinya kelembagaan negara. Melainkan distorsi informasi yang memengaruhi bekerjanya lembaga-lembaga negara.
Putusan MK, Asthabrata, dan Pesan Albert Camus
- Jawa Pos, 28 Jun 2019 | SUPARTO WIJOYO*)
Don’t walk in front of me. I may not follow. Don’t walk behind me. I may not lead.
Walk beside me.
Just be my friend.
MAHKAMAH Konstitusi (MK) telah membuat putusan atas perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) dengan argumentasi hukum yang terbuka untuk ditelaah. Sebuah putusan yang secara yuridis-konstitusional menjadi pemungkas palagan pilpres 17 April 2019. Pilpres hadir untuk menawarkan keniscayaan pergantian kekuasaan agar presiden lengser keprabon atau melanjutkan takhta menurut kaidah kerakyatan. Situasi pengincaran kursi presiden nyaris serupa adegan dalam novel The Golem and The Jinni (Sang Golem dan Sang Jin) karya Helene Wecker (2015): Yang manunggal bisa berpisah, yang bermusuhan dapat memaksa mereka mengambil keputusan luar biasa.
Peringkat Dunia Unair Naik, dari 750 ke 650
Lembaga pemeringkatan universitas dunia, Quacquarelli Symonds (QS) World University Ranking, merilis daftar 1.000 kampus terbaik di dunia periode 2019-2020, Rabu (7/6). Dalam rilis QS itu, sejumlah kampus Indonesia masuk dalam daftar, salah satunya adalah Universitas Airlangga (Unair).
Menurut hasil penilaian QS, Unair menduduki peringkat top 651-700 dunia. Rektor Universitas Airlangga, Mohammad Nasih, mengatakan peringkat tersebut merupakan pencapaian luar biasa Unair dibandingkan tahun 2018 yang hanya ranking top 751-800 dunia.
“Unair masuk top 651-700 dunia versi QS Ranking. Ini adalah lompatan yang luar biasa dan pencapaian tertinggi sejak tahun 2014 karena selama ini kami masuk di angka 700-700. Tahun lalu melorot di 750. Tahun ini loncat ke 600-an,” kata Nasih di Universitas Airlangga, Surabaya, Rabu (19/6).
UNAIR Surabaya Masuk Kategori 5 Besar Kampus di Indonesia Versi QS WUR
SURABAYA (Suarapubliknews) – lembaga perankingan perguruan tinggi dunia World University Rankings (QS WUR), merilis hasil ranking terbaru kampus-kampus di seluruh dunia. Termasuk rangking kampus-kampus di Indonesia.
Terkait hasil rilis tersebut, terdapat sebanyak sembilan perguruan tinggi Indonesia yang masuk katagori top 1.000 kampus terbaik dunia. Universitas Airlangga masuk di lima besar kampus terbaik.
Peringkatnya berada di atas Universitas Padjadjaran (Unpad) di posisi keenam, Bina Nusantara University (BINUS) ketujuh, serta berurutan Universitas Diponegoro (Undip) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di posisi kedelapan serta kesembilan.
Sembilan perguruan tinggi 1.000 top dunia dari peringkat paling tinggi yaitu Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, UNAIR, Universitas Padjajaran, Bina Nusantara University (BINUS), Universitas Diponegoro (Undip), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).
