Berguru kepada Khalilullah
RENTANG tahun 2166-1991 Sebelum Masehi (SM), sepanjang 175 tahun merupakan saat yang membeber pijakan tauhid yang sangat referensial. Waktu ketika Nabi Ibrahim as mendapatkan julukan mesra, khalilullah, Sang Sahabat Allah dalam tradisi keagamaan monoteisme (Islam). Rujukan-rujukan kitabiyah dapat disemat tetapi biarlah itu menjadi ulasan para ahlinya. Sejenak sudilah mempelajari kisah Ibrahim as yang dilahirkan di Ur, Irak (2166 SM) sampai meninggal di Hebron, Palestina (1991 SM). Di usia 14 tahun sudah menjadi observer hebat yang tidak tertandingi dalam menganalisis tata surya. Di umur 16 tahun mengalami proses peradilan akibat melakukan “pemberontakan dalam konteks tauhid” dengan memperkenalkan Allah swt. Rezim kasar nan bengis Kaisar Naramsin dibuat gusar, pun Ismail lahir 2080 SM.
Read More