Skip to main content

Bencana Dalam “Lingkar Api” Korupsi

KESEMPURNAAN yang menistakan untuk tidak mengatakan sebagaimana diungkapkan oleh Kahlil Gibran dalam bukunya Secrets of The Heart: “kematian sebuah bangsa”. Kepungan korupsi melingkar seperti cincin api peradaban rakus yang mendera dari Sabang sampai Merauke. Bupati Bekasi merupakan kepala daerah ke-99 yang diringkus KPK dalam OTT (Minggu 14 Oktober 2018) sejengkal proses hukum yang dilakukan lembaga anti rasuah sejak 2004. Kelindan yang memayungi nyaris serupa dengan “campak” yang menyebar di sekujur tubuh bangsa berupa “deretan upeti, sogok, dan suap yang direpresentasi dengan ukuran-ukuran dolar maupun rupiah”. Konglomerat dalam usaha dagang di sektor properti ataupun tambang sudah sering terdengar meski sayup-sayup. Setiap pengurusan izinnya senantiasa “diperas” atau “menawarkan diri” untuk “dijamah di jalan kenikmatan” agar lancar segala perkara administrasi pemerintahan. Sogok dengan gepokan nilai yang fantastis digaungkan meski dirung-ruang simbolik maupun areal tersamar dengan mengayunkan gontai elegi.

Read More