Skip to main content

“Dzikir Korona”

“Sikap perhatian atas korona ini sebaiknya diberlakukan untuk semua penyakit rakyat, termasuk koreng, kudis, panu, demam, jantung, dan “sakit hati” atas kasus Jiwasraya, Asabri, BLBI, dan korupsi yang melibatkan pengurus parpol  yang tampak di atas KPK.”  Oleh:  Suparto Wijoyo* HARI-HARI ini saya mendengarkan suara dengung yang sedemikian meraung-raung dalam sistem kosmologi alam semesta. Korona … korona … korona … dikomat-kamitkan selaksa bacaan orang berdzikir dari mulut setiap orang. Simaklah. Seolah ada penggabungan bunyi nun nan sukun alias tanwin dengan suara mbrengengeng selama satu alif seperti yang dikenal kaum santri dalam terminologi idgham bighunnah. Read More..