Laboratory

Laboratory

Untuk mendukung pendidikan hukum yang berorientasi yuris profesional, FH UNAIR memiliki gedung khusus yang dirancang sebagai laboratorium di bawah kendali LPHK. Pada lab ini mahasiswa dapat melakukan praktek di bawah pengawasan dari dosen dan praktisi yang kompeten di bidangnya.

Fasilitas

  1. Laboratorium Pembuatan Dokumen Hukum
  2. Simulasi Kantor Hukum
  3. Simulasi Penyelesaian Sengketa Alternatif
  4. Simulasi Peradilan (Moot Court Room)

Klinik

Selain fasilitas diatas, untuk mempelajari dan mempraktekkan pemecahan permasalahan nyata di masyarakat, terdapat dua klinik yang ditujukan kepada mahasiswa untuk berpraktik melalui Klinik Anti Korupsi dan Klinik Lingkungan.

Klinik Anti Korupsi

Klinik Anti-Korupsi memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mendalami kuliah hukum anti korupsi secara praktis. Secara umum, pelaksanaan klinik hukum dibagi menjadi 3 (tiga) bagian dimana pada 3 kali pertemuan awal (15%), mahasiswa peserta magang pada klinik Anti-Korupsi melaksanakan perkuliahan klasikal untuk mendapatkan pembekalan mengenai teknik pendampingan dan observasi lapangan (analisa sosial) mengenai faktor-faktor penyebab korupsi, modus operandi, dan dampak korupsi pada masyarakat. Pada pembekalan ini mahasiswa dilatih untuk menguasai soft skill yang dibutuhkan sebagai seorang profesional hukum, seperti pelatihan teknik wawancara, analisa sosial, teknik analisa putusan, dan legal problem solving skill. Setelahnya, mahasiswa akan terjun melaksanakan observasi lapangan untuk mengaplikasikan materi yang telah didapatnya selama pembekalan. Dalam perkuliahan magang pada klinik Anti-korupsi, observasi lapangan menjadi komponen utama dalam perkuliahan klinik hukum (55%). Klinik ini setiap semester menerima mahasiswa magang. Informasi  tata cara dan persyaratan pemagangan pada klinik anti korupsi silahkan kunjungi laman https://fh.unair.ac.id/pendidikan/internship/

Klinik Lingkungan

Klinik lingkungan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mendalami kuliah hukum lingkungan secara praktis dengan mengikuti beberapa kegiatan untuk meningkatkan kepedulian dan kapasitas di bidang hukum lingkungan.  Setiap semester, Klinik Lingkungan menerima pemagangan mahasiswa dengan melaksanakan program berbasis kegiatan lingkungan di kampus, bekerjasama dengan NGO dan pemerintah, misalnya pengamatan Kali Surabaya dan beberapa kegiatan luar yang lain. Dari kegiatan kegiatan tersebut, diharapkan mahasiwa semakin kritis dan memberikan sumbangsih keilmuannya kepada masyarakat dan berkontribusi bagi pengembangan hukum dan hukum lingkungan, selain itu capaian utama dari Klinik Lingkungan adalah membantu dosen pembimbing dalam pembuatan modul pembelajaran problem based learning atau buku ajar untuk mata kuliah Klinik Lingkungan. Informasi mengenai tata cara dan persyaratan pemagangan pada Klinik Lingkungan silahkan kunjungi laman https://fh.unair.ac.id/pendidikan/internship/