{:en}PEMBEKALAN DAN PENGARAHAN CALON HAKIM{:}{:in}DEBRIEFINGS FOR CANDIDATE JUDGES{:}
{:en}Humas (12/02) | Hakim adalah sebuah profesi yang mulia, sekaligus amanah dan tanggung jawab yang besar harus ditanggung seorang yuris yang terpilih untuk menjadi seorang hakim yang ideal. Hal tersebut yang mendasari alumni dari FH UNAIR yang pada tahun ini diterima menjadi calon hakim untuk mengagendakan sebuah agenda di FH UNAIR untuk “meminta doa restu” kepada dosen dan guru besar FH UNAIR.
Bertempat di ruang Gondowardjojo gedung A FH UNAIR pada hari Jum’at 9 Februari 2018. Diisi oleh pembicara dari guru besar FH UNAIR yaitu Prof. Abd. Shomad, Prof. Peter Machmud Marzuki, Prof. Agus Yudah Hernoko, dan Prof. Much. Zaidun. Diawali dengan pembukaan oleh Prof. Abd. Shomad yang kemudian dilanjutkan pemberian materi “Pemahaman Penerapan Hukum Normatif bagi Hakim dalam Penyelesaian Masalah Hukum di Pengadilan” yang disampaikan oleh Prof. Peter Machmud Marzuki, dilanjutkan dengan materi mengenai karakteristik dan pola kerja hakim serta peluang dan tantangan peningkatan karier hakim di lingkungan Mahkamah Agung Republik Indonesia yang disampaikan oleh Prof. Agus Yudha Hernoko.
Dalam Etika Profesi Hakim terdapat beberapa sikap profesional yang harus dimiliki oleh seorang hakim antara lain adalah Independen, Tunduk pada prinsip keilmuan dan yang terakhir adalah taat pada standar profesi organisasi.
“Saya bangga dengan banyaknya jumlah alumni dari FH UNAIR yang diterima menjadi Hakim, dengan agenda ini juga saya merasa senang karena sebelum mereka bertugas masing-masing, mereka pamit ke fakultas dan hal ini juga menurut saya sebagai cara untuk mempererat rasa cinta terhadap almamater.” kata Prof. Peter Mahmud dalam sesi pemberian nasehat terhadap para calon hakim alumni FH UNAIR.
Di akhir agenda Prof. Peter mewanti-wanti kepada alumni yang diterima sebagai calon hakim untuk bekerja profesional karena dewasa ini profesi hakim banyak disorot publik dan agar dapat memperbaiki kesan dari profesi hakim yang mulia ini, jika diibaratkan menurut Prof. Peter adalah bak satu tetes air di padang pasir. Beliau juga menekankan hal yang terpenting adalah selalu menjaga nama baik almamater dan jangan pernah melupakan almamater tercinta. Jayalah Ksatria Airlangga!
Penulis : RAF{:}{:in}Humas (12/02) | Judge is a noble job, trust, and responsibility that has to be certified by jurist who elected as a judge. That makes alumni of FH UNAIR who elected as judge this year scheduled an event on FH UNAIR to get blessing from academics and Proffesors of FH UNAIR.
This events held on Friday, 9th February 2018, at Gondowardjojo Building A FH UNAIR. The speaker of Professors FH UNAIR are Prof. Abd. Shomad, Prof. Peter Machmud Marzuki, Prof. Agus Yudha Hernoko, and Prof. Much. Zaidun. Prof. Abd. Shomad started it, and then Prof. Macmud Marzuki explained “Understanding the Normative Law Application for Judges in the Settlement of Legal Issues in Courts”, afterwards, Prof. Agus Yudha Hernoko explained “characteristics and work patterns of judges as well as opportunities and challenges of career advancement of judges within the Supreme Court of the Republic of Indonesia”.
A judge must be independent, adhere to the principle of knowledge and standard of profession organization.
“I am proud, because many alumnis of FH UNAIR elected as judges, i am glad bacause through this event, alumni of FH UNAIR asked for blessing before they leave the faculty. This event also cultivates love of almamater”, Prof. Peter said in giving advice sessions
At the end of event, Prof. Peter warned that alumnus to work proffesionally because public pay much attention to judges. Prof. Peter said the most important thing is to keep good name of almamater and never forget almamater. Jayalah Ksatria Airlangga!
Author : RAF{:}
Dalam Etika Profesi Hakim terdapat beberapa sikap profesional yang harus dimiliki oleh seorang hakim antara lain adalah Independen, Tunduk pada prinsip keilmuan dan yang terakhir adalah taat pada standar profesi organisasi.
“Saya bangga dengan banyaknya jumlah alumni dari FH UNAIR yang diterima menjadi Hakim, dengan agenda ini juga saya merasa senang karena sebelum mereka bertugas masing-masing, mereka pamit ke fakultas dan hal ini juga menurut saya sebagai cara untuk mempererat rasa cinta terhadap almamater.” kata Prof. Peter Mahmud dalam sesi pemberian nasehat terhadap para calon hakim alumni FH UNAIR.
Di akhir agenda Prof. Peter mewanti-wanti kepada alumni yang diterima sebagai calon hakim untuk bekerja profesional karena dewasa ini profesi hakim banyak disorot publik dan agar dapat memperbaiki kesan dari profesi hakim yang mulia ini, jika diibaratkan menurut Prof. Peter adalah bak satu tetes air di padang pasir. Beliau juga menekankan hal yang terpenting adalah selalu menjaga nama baik almamater dan jangan pernah melupakan almamater tercinta. Jayalah Ksatria Airlangga!
Penulis : RAF{:}{:in}Humas (12/02) | Judge is a noble job, trust, and responsibility that has to be certified by jurist who elected as a judge. That makes alumni of FH UNAIR who elected as judge this year scheduled an event on FH UNAIR to get blessing from academics and Proffesors of FH UNAIR.
This events held on Friday, 9th February 2018, at Gondowardjojo Building A FH UNAIR. The speaker of Professors FH UNAIR are Prof. Abd. Shomad, Prof. Peter Machmud Marzuki, Prof. Agus Yudha Hernoko, and Prof. Much. Zaidun. Prof. Abd. Shomad started it, and then Prof. Macmud Marzuki explained “Understanding the Normative Law Application for Judges in the Settlement of Legal Issues in Courts”, afterwards, Prof. Agus Yudha Hernoko explained “characteristics and work patterns of judges as well as opportunities and challenges of career advancement of judges within the Supreme Court of the Republic of Indonesia”.
A judge must be independent, adhere to the principle of knowledge and standard of profession organization.
“I am proud, because many alumnis of FH UNAIR elected as judges, i am glad bacause through this event, alumni of FH UNAIR asked for blessing before they leave the faculty. This event also cultivates love of almamater”, Prof. Peter said in giving advice sessions
At the end of event, Prof. Peter warned that alumnus to work proffesionally because public pay much attention to judges. Prof. Peter said the most important thing is to keep good name of almamater and never forget almamater. Jayalah Ksatria Airlangga!
Author : RAF{:}Share Link:
News
