MESKI KULIAH SAMBIL BEKERJA, VUNIETA BERHASIL MENJADI WISUDAWAN TERBAIK MAGISTER KENOKTARIATAN PERIODE MARET
Humas(02/04) | Wanita kelahiran tersebut sukses menjadi wisudawan terbaik magister kenoktariatan periode Maret setelah berhasil meraih IPK 3.80. Meski begitu selama menempuh masa studi S2 Vunieta menghadapi banyak tantangan yang datang, baik dari faktor internal dalam diri saya maupun faktor eksternal dari lingkungan sekitar. Namun, hal yang sangat menantang baginya adalah belajar bagaimana melakukan management waktu dengan tepat. Oleh karenanya pagi Vunieta menjadi seorang karyawan dan malam dia menjadi seorang mahasiswa. Secara faktor internal, tantangan kedua Vunieta dalam melakukan management pikiran agar tidak stress ketika ada permasalahan di pekerjaan maupun menyelesaikan tugas ber-deadline. Disamping perkuliahan dimalam hari dan bekerja di pagi hari, terkadang Vunieta melakukan upgrade ilmu maupun skill baik melalui seminar ataupun workshop yang tidak terbatas pada bidang hukum. Mungkin dapat terbilang di masa S2 Vunieta tidak seaktif masa S1 Vunieta dalam mengikuti kompetisi dan organisasi, oleh karena keterbatasan waktu. Namun, Vunieta bersyukur dalam masa studi, dia dan rekannya bisa menyelesaikan Jurnal dengan index Sinta 2 pada Universitas Sebelas Maret. “Bagi rekan-rekan saya yang menempuh pendidikan, khususnya S2, alangkah lebih baiknya tidak hanya mengandalkan materi diperkuliahan, lebih baik jika memungkinkan juga diikuti dengan bekerja. Meski diawal masa perkuliahan saudara mengalami stress dan kesulitan, itu adalah hal yang wajar, karena dalam bekerja kita mengerti praktik sesungguhnya, dan akan menjadi lebih mudah dalam mengimplementasikan saat perkuliahan” Ujar Vunieta.
Vunieta mengambil judul Tesis Klausul Persetujuan Bank atas penjualan Objek Jaminan Fidusia berupa Benda Persediaan. Mengapa Vunieta tertarik dengan judul tersebut? Fokus studi dan karier Vunieta kedepan bahwa dia mensyaratkan menjadi seorang contract drafter dan yuris yang profesional, dengan demikian wajib baginya untuk menyoroti permasalahan hukum yang membuat ketidakpastian dalam praktik perbankan. Dengan adanya kajian melalui penulisan tesisnya, paling tidak memberi manfaat pada contract drafter lainnya sebagai suatu pertimbangan.
Awalnya, dia tidak berminat untuk menempuh pendidikan S2. Yang dia inginkan hanyalah langsung bekerja dan bekerja. Namun, dengan masukan dari kedua orang tua dan pasangannya, Vunieta merenungkan dan berpikir ulang untuk mengambil studi S2 di Universitas Airlangga. Awal yang sangat sulit, terutama menjaga kesehatan dan berjuang menjadi anak rantau dikota Surabaya. Vunieta bersyukur bisa menjalankan kedua nya (bekerja dan kuliah) dalam satu waktu. Saat ini Vunieta bekerja di suatu kantor Notaris di Surabaya pada pagi hari. Malam harinya terkadang membatu kedua orang tuanya untuk melakukan pekerjaan yang kiranya mengalami kendala, serta mengikuti beberapa tes/ujian/seminar terkait dengan program studi kenotariatannya.
Setelah usai masa S2 ini, masih banyak dan jauh langkah Vunieta untuk mencapai profesi impiannya. Tentunya dengan bekerja dan jika Yang Maha Kuasa berkehendak lebih, Vunieta tertarik untuk menempuh penididikan lebih jauh.
Kontributor: Unit Sistem Informasi FH UNAIR/Sinto



