Konferensi & Kolokium
Konferensi akademik yang diselenggarakan FH UNAIR bertujuan untuk memfasilitasi pertukaran pengetahuan, hasil penelitian, gagasan, dan pemikiran dalam berbagai disiplin ilmu. Selain itu, untuk mempromosikan dan mendorong komunikasi antara para akademisi dan peneliti tentang perkembangan terbaru dalam bidang ilmu mereka. Konferensi akademik di FH UNAIR merupakan platform yang memfasilitasi para akademisi, peneliti, praktisi dan mahasiswa untuk mempresentasikan hasil penelitian, makalah ilmiah, dan diskusi tentang topik-topik yang relevan baik yang berskala nasional maupun internasional.
Konferensi Internasional & Koloqium
The 3rd International Conference on Food Law and Policy , 20 November 2024

Interaksi yang kompleks antara pembangunan ekonomi, aktivitas perusahaan, dan masalah hak asasi manusia telah menjadi ciri khas lanskap bisnis dan hak asasi manusia di Asia Pasifik. Seiring dengan pertumbuhan dan globalisasi yang pesat di kawasan ini, semakin banyak pula pengakuan akan perlunya mengatasi dampak operasi bisnis terhadap hak asasi manusia. Sumber daya alam yang kaya di kawasan ini, populasi yang beragam, dan ekonomi digital yang berkembang pesat, yang didukung oleh platform digital, telah menghadirkan peluang dan tantangan unik dalam mempromosikan tanggung jawab perusahaan untuk menghormati hak asasi manusia.
Kolokium akademis tentang bisnis dan hak asasi manusia di Asia Pasifik ini bertujuan untuk mempertemukan para akademisi dan peneliti dari berbagai disiplin ilmu, termasuk hukum, bisnis, manajemen, ilmu politik, ilmu sosial, studi lingkungan, ekonomi, dan disiplin ilmu lainnya. Kolokium ini akan menyediakan platform bagi para peserta untuk bertukar pengetahuan dan menyajikan temuan terbaru dari topik penelitian terkini mereka yang terkait dengan BHR di Asia Pasifik.
Kolokium ini juga berupaya untuk menantang narasi dominan dalam wacana bisnis dan hak asasi manusia sekaligus mendorong agenda penelitian baru dan kolaborasi di antara para akademisi dan praktisi dari berbagai wilayah dan disiplin ilmu. Kolokium ini akan diikuti oleh Lokakarya Pascasarjana untuk para mahasiswa pascasarjana dan doktoral yang berfokus pada bisnis dan hak asasi manusia untuk tesis/disertasi mereka.
Tanggal:
1 – 2 Oktober 2024
Tempat:
Fakultas Hukum, Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia, dan Hybrid
Tema:
– Bisnis dan Hak Asasi Manusia, Perubahan Iklim dan Bisnis Berkelanjutan
– Dampak Undang-Undang Bisnis dan Hak Asasi Manusia (BHR) Eropa terhadap Rantai Pasokan di Asia-Pasifik
– Pengarusutamaan BHR dalam platform digital dan ekonomi digital: tata kelola platform dan uji tuntas untuk perusahaan teknologi di pasar berkembang
Pendaftaran:
Kami mengundang peserta untuk mengirimkan bab, makalah, atau abstrak asli yang masih dalam proses pengerjaan terkait dengan tema tersebut. Peserta harus menyerahkan makalah atau abstrak lengkap yang merinci subjek presentasi mereka dan biografi singkat penulis. Tanggal Penting:
Panggilan untuk makalah: 1 Agustus 2024
Batas Akhir Pengajuan Abstrak: 1 September 2024
Pemberitahuan Penerimaan: 10 September 2024
Batas Akhir Pengajuan Makalah Lengkap: 25 September 2024
Tanggal Konferensi: 1 Oktober 2024
Biaya Pendaftaran
– ONLINE: Rp350.000 (umum, Indonesia) / $50 (umum, non-Indonesia)
– OFFLINE: Rp500.000 (umum, Indonesia) / $100 (umum, non-Indonesia)
Pembayaran dapat dilakukan melalui Transfer Bank:
Bank BRI
0580 0102 6298 500
a.n Dea Safira Setiono
Catatan: Harap sebutkan Nama & Afiliasi Anda pada bukti pembayaran
Harap kirimkan makalah atau abstrak Anda di sini:
bit.ly/BHRinAsiaPasific
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Fernanda +62 822-5717-8550 / Felicia +62 811-3635-764
Atau email: kolokium.fhunair@gmail.com
Thammasat University Thailand, September 2024

Bangkok, 24 – 26 October 2023
Selangor, 30 October 2023

Freedom of conscience is one of the foundations of contemporary society. However, we have recently seen an increase in the erosion of the freedom of conscience through surveillance technology, religious discrimination, re-education camps, and other constraints that inhibit religious and other freedoms. This has weakened the freedom of conscience as well as the national and global security situation across the globe. Scientists and legal practitioners from different countries will soon gather in Vilnius to discuss freedom of conscience and related global security issues.
On 27th April (Thursday) International Scientific Conference with the title “Freedom of Conscience in a Time of Global (In)security“ will take place at Mykolas Romeris University (Lithuania). The speakers of this interdisciplinary conference will discuss freedom of conscience contemporary issues. Particular states, laws, and court judgments will be taken into consideration in order to find out how the freedom of conscience situation is changing and how it impacts the national and global security situation.
In the Conference, freedom of conscience themes will be discussed from literary, historical, religious, philosophical, and legal perspectives. Besides, the speakers will analyze legal regulation and case law questions related to freedom of conscience. This Conference will bring together experts from religious, political, philosophical, and legal fields representing Indonesia, Spain, the US, the Kingdom of Jordan, the United Kingdom, Qatar, Poland, Lithuania, Luxembourg, Slovakia, and France.
International Conference is a one-day event which is held by the Law School of Mykolas Romeris University in collaboration with two Indonesian partners: the Faculty of Law of Universitas Airlangga and the Faculty of Law of Universitas Indonesia. Conference is funded by the Research Council of Lithuania under the postdoctoral project agreement No. S-DP-22-61.
The Conference will be conducted online on Thursday, 27 April 2023 at 13.00 – 20.00 Western Indonesia Time (WIB) or at 9 am (Eastern European Time) at Mykolas Romeris University (Ateities st. 20, Room I-414, Vilnius), also it will be directly broadcasted on MRU Youtube channel. The conference’s language is English.
Registration link: http://mruni.zoomtv.lt/login
Two days before the Conference all the registered participants will be reminded by email.
PIC: E. Prajwalita Widiati (prajwalita.widiati@fh.unair.ac.id)
NOTE: Sertifikat Kehadiran dalam Konferensi ini diberikan oleh Fakultas Hukum Universitas Airlangga
Download Program & Poster
- The 1st International Conference on Law, Governance and Globalization
- The 2nd International Conference on Law, Governance and Globalization 28-29 August 2018
- The 3rd International Conference on Law, Governance and Globalization 3-4 November 2021
- The 4th International Conference on Law, Governance and Globalization 2-3 Agustus 2023
National Conference

CALL FOR PAPER
Kolokium Program Doktor, Program Studi Magister Ilmu Hukum dan Magister Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Airlangga dengan Tema:
“Metode Perbandingan Hukum: Problem dan Prospek”
Hari/ Tanggal : Jumat – Sabtu/ 1-2 Desember 2023
Waktu : Jum’at: 13.00 – 15.30
Sabtu : 08.30 – 15.30
Tempat : Fakultas Hukum Universitas Airlangga Surabaya
Pembicara:
1. Prof. Mirza Satria Buana, S.H., M.H., Ph.D.
2. Dian Rositawati, S.H., M.A., Ph.D.
3. Dr. Rosa Ristawati, S.H., LL.M.
Timeline:
1. Pengumpulan Abstrak: 17 November 2023
2. Pengumuman Penerimaan Abstrak: 20 November 2023
3. Pengumpulan Full Paper: 30 November 2023
Biaya:
– Presenter/Audience Mahasiswa Universitas Airlangga: Free
– Presenter/Audience Umum: Rp 200.000
Link Formulir Pendaftaran:
https://bit.ly/PendaftaranKolokiumFHUnair
Link Pengumpulan Full Paper
https://bit.ly/PengumpulanPaperKolokium
Narahubung:
1. Nabiil (+62 812-1661-4509)
2. Felicia (+62 811‑3635‑764)
kolokium.fhunair@gmail.com

Tema: Peran Institusi Pendidikan Tinggi dalam Pengembangan Regulasi Kemaritiman dan Pelayaran di Indonesia
Indonesia yang berada di posisi strategis di titik persilangan alur lalu lintas laut yang menghubungkan dua benua dan dua samudera, merupakan negara yang memiliki potensi kemaritiman yang sangat besar. Dalam perdagangan internasional negara-negara memanfaatkan laut untuk transportasi barang. Tercatat bahwa perdagangan global untuk jual beli barang, dimana transportasi barang ada sekitar 90% yang diangkut melalui laut, berarti untuk moda lainnya tersisa 10%. Dari 90% tersebut, sekitar 40% nya melewati perairan Indonesia. Oleh karena itu, Indonesia mempunyai nilai strategis yang sangat penting dalam peta perdagangan dunia. Selain itu, negara Indonesia yang 2/3 wilayahnya merupakan wilayah laut, juga merupakan potensi yang luar biasa untuk sumber daya alam laut yang dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia yang berhubungan dengan pengembangan blue economy, perekonomian yang berlandaskan pada bidang kelautan dan perikanan secara berkelanjutan.
Dua hal tersebut yaitu letak strategis Indonesia dan sumber kekayaan laut, merupakan modal dasar bagi Indonesia sebagai negara maritim yang besar, kuat dan makmur. Konsep negara Indonesia, sebagai poros maritim dunia bertujuan untuk memberdayakan potensi maritim yang dimiliki Indonesia untuk meningkatkan pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Dalam rangka mencapai tujuan ini, diperlukan peran serta dan dukungan dari semua pihak, baik pemerintah pusat dan daerah, masyarakat, pihak swasta dan kalangan akademisi.
Dalam mewujudkan ekonomi masyarakat yang sejahtera dari sektor maritim dan kelautan, ditemukan berbagai peluang yang bisa digali dan dikembangkan, namun di sisi lain terdapat beberapa tantangan yang tidak kecil seperti kompleksitas dari hukum maritime, dan luasnya cakupan dari hukum maritim. Salah satu tantangan tersebut yaitu masih lemahnya hukum kemaritiman dan pelayaran untuk bisa digunakan sebagai landasan aturan prilaku para stakeholder terkait. Kelemahan tersebut juga terdapat dalam sistem pembelajaran hukum maritim dan pelayaran di Indonesia yang berimbas pada kurangnya ketersediaan SDM yang menguasai aspek-aspek hukum kemaritiman dan pelayaran.
Hukum kemaritiman dan pelayaran sifatnya komplek dan luas karena di dalamnya terdapat hal-hal yang berkaitan dengan hukum publik dan privat, serta berkaitan dengan hukum internasional dan nasional sekaligus. Selain itu, hukum kemaritiman dan pelayaran terkait juga dengan hukum internasional, hukum bisnis, hukum administrasi, serta dan kebijakan Pemerintah Pusat dan Daerah. Dalam konteks ini, maka diperlukan kolaborasi dan kerjasama serta pemikiran dari seluruh pihak, baik praktisi maupun akademisi, untuk mewujudkan sistem pembelajaran hukum kemaritiman dan pelayaran dengan melakukan revitalisasi pembelajaran hukum kemaritiman dan pelayaran di Indonesia yaitu yang mampu mengantisipasi perkembangan aktivitas-aktivitas perdagangan dan transportasi laut yang sangat luar biasa di era global saat ini. Sehingga dapat dihasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal di bidang hukum kemaritiman dan pelayaran.
Sub tema
- Hukum Maritim dan Pelayaran baik Nasional maupun Internasional
- Maritime Security
- Perkapalan, Transportasi Laut, dan Logistik
- Kepelabuhanan
- Maritime Labour dan Seafarers
- Shipbuilding
- Pengembangan Kurikulum Nasional Mata Kuliah Hukum Maritim
Important dates
- Call for Papers: 20 Juni – 29 Juli 2022
- Pengumuman accepted paper: 5 Agustus 2022
- Pengumuman Best Papar dan Tanggal Konferensi: 29-30 Agustus 2022
Ketentuan Call for Paper
- Full paper harus dikirimkan pada masa Call for Papers, yaitu mulai 20 Juni 2022 sampai dengan 29 Juli 2022.
- Paper dapat ditulis baik dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris dengan mengikuti ketentuan penulisan Jurnal Media sebagaimana dapat dibaca pada laman Iuris https://e-journal.unair.ac.id/MI/about/submissions
- Paper dikirim melalui email ke maroclaw@fh.unair.ac.id
- Best paper pada masing-masing Sub Tema berhak untuk diterbitkan pada Jurnal Media Iuris (Sinta 2).
Contact Person:
Dr. Nilam Andalia Kurniasari, S.H., M.Kn., LL.M (nilam@fh.unair.ac.id)
Unduh Poster
Unduh Jadwal Konferensi Nasional Maritim (Senin, 29 Agustus 2022)
Agenda Mendatang





