Skip to main content
Patung-AG.-Pringgodigdo-di-Kampus-FH-UNAIR-

Momentum Hari Pendidikan Nasional: FH UNAIR Raih Peringkat 70 Se-Asia Versi EduRank Best Law School

Humas (4/5/2023) | Hari Pendidikan Nasional diperingati setiap tahunnya pada tanggal 2 Mei. Peringatan Hari Pendidikan Nasional setiap tanggal 2 Mei merupakan manifestasi dari hari kelahiran Ki Hajar Dewantara, pahlawan nasional Indonesia yang juga dikenal sebagai Bapak Pendidikan Nasional. 

Ki Hajar Dewantara telah mengajarkan filosofi terkenal di dunia pendidikan yakni “Ing ngarso sung tulodo, Ing madyo mangun karso, Tut wuri handayani” yang artinya “Di depan memberi teladan, di tengah memberi bimbingan, di belakang memberi dorongan”. Wakil Dekan I Bidang Akademik, Mahasiswa, dan Alumni Fakultas Hukum Universitas Airlangga (FH UNAIR), Dr. Enny Narwati, S.H., M.H., menuturkan peringatan Hari Pendidikan Nasional ini diharapkan dapat menjadi penyemangat dan penggerak bagi mahasiswa agar tidak sekadar mencari gelar dari bangku kuliah, tetapi juga berkegiatan dan meningkatkan kemampuan di bidang lain agar menjadi insan yang berkarakter mulia dan tangguh. 

“Ki Hajar Dewantara pernah berkata bahwa dengan ilmu, kita menuju kemuliaan. Kata-kata bijak tersebut selalu mengilhami dunia pendidikan agar menjadi lebih baik untuk menuju kemuliaan bangsa dan negara. Kata-kata tersebut juga sejalan dengan tema Hari Pendidikan Nasional tahun ini, yaitu Bergerak Bersama Semarakkan Merdeka Belajar. Pendidikan tinggi harus dimaknai untuk tidak sekadar mencari gelar, tetapi untuk membentuk insan yang berkarakter mulia dan tangguh. Para mahasiswa diharapkan dapat merasakan bangku kuliah dan pengalaman berkegiatan di seluruh penjuru negeri maupun di luar negeri, sehingga dapat meningkatkan kemampuan dan daya saing lulusan di pasar kerja. Dengan kemampuan yang mumpuni tersebut, mahasiswa juga diharapkan untuk dapat memiliki kualitas tinggi dan menjadi pemimpin di masa depan yang lebih baik,” papar Dr. Enny. 

Hari Pendidikan Nasional juga merupakan momentum bagi FH UNAIR dalam meningkatkan kualitas pendidikan tingginya. FH UNAIR berhasil meraih penghargaan EduRank Best Law School in Indonesia dengan menempati peringkat 70 di Asia dan peringkat 596 di dunia. Sedangkan, di Indonesia sendiri, FH UNAIR meraih peringkat 2 menurut pemeringkatan EduRank. Peringkat FH UNAIR hanya satu peringkat di bawah Fakultas Hukum Universitas Indonesia. 

Pemeringkatan EduRank terdiri dari tiga indikator, yaitu 45% kinerja penelitian, 45% keunggulan nonakademik, dan 10% skor alumni. Hal ini menunjukkan FH UNAIR merupakan salah satu kampus dengan kinerja penelitian dan publikasi ilmiah terbaik. Selain itu, FH UNAIR juga berhasil untuk mendorong sivitas akademikanya untuk tidak hanya berkegiatan akademik saja, tetapi juga dalam bidang nonakademik. Para alumni FH UNAIR pun merupakan alumni-alumni berkualitas yang berkarier dalam berbagai bidang dan menempati posisi-posisi penting. 

 

Penulis : Dewi Yugi Arti 

FH UNAIR Raih Peringkat 151 – 200 QS WUR Dunia

FH UNAIR Raih Peringkat 151 – 200 QS WUR Dunia

Humas (31/3/2023) – Fakultas Hukum Universitas Airlangga (FH UNAIR) kembali meraih peringkat pada QS World University Ranking (QS WUR) 2023. Tahun ini, FH UNAIR menempati peringkat 151 – 200 pada tingkat dunia dan peringkat pertama pada tingkat nasional. 

Selain FH UNAIR, FH Universitas Indonesia juga turut menduduki peringkat pertama QS WUR 2023. Dekan FH UNAIR, Iman Prihandono, S.H., M.H., LL.M., Ph.D., melalui wawancara dengan FH News pada Selasa (28/3/2023) menuturkan ini bukan kali pertama FH UNAIR meraih peringkat di QS WUR. Sebelumnya, FH UNAIR pernah meraih peringkat 201 – 250 QS WUR pada 2021 dan peringkat 101 – 150 QS WUR pada 2022. 

“Pada 2023 ini sebenarnya kita menurun satu cluster daripada tahun sebelumnya. Dari 101 – 150 turun ke 151 – 200. Memang pada QS WUR ini kita ada penurunan, harus diakui. Tetapi, meskipun mengalami penurunan, kita masih lebih baik dari tahun 2021 waktu pertama FH UNAIR mendapat peringkat QS WUR,” ujarnya. 

Iman menyambung dengan mengatakan bahwa banyak FH universitas lain yang juga mengalami penurunan pada peringkat nasional. 

“Tahun 2022 kita mengalami peningkatan karena pandemi. Kegiatan akademik lebih mudah dan lebih banyak dilakukan, karena saat itu semua kegiatan kan diadakan secara online. Mungkin pada 2023 ini karena pandemi sudah selesai sehingga mobilitas kembali ke awal dan membuat penurunan,” papar dosen hukum internasional tersebut. 

Iman menerangkan strategi FH UNAIR dalam pemeringkatan QS WUR masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yaitu mendorong publikasi dosen-dosen FH UNAIR. 

“Kita tetap mendorong dosen-dosen untuk menulis di jurnal-jurnal nasional maupun internasional, misalnya di Scopus. Alumni kita juga masih tetap berada di posisi penting baik di level nasional maupun internasional. Beberapa bahkan di tahun 2022 itu jadi Duta Besar. Sitasi juga tetap diupayakan ditingkatkan. Namun, kita tetap mengalami penurunan mungkin karena upaya kita kurang keras,” jelasnya. 

FH UNAIR Raih Peringkat 151 – 200 Law and Legal Studies pada QS World University Ranking By SubjectFH UNAIR Raih Peringkat 151 – 200 Law and Legal Studies pada QS World University Ranking By Subject

Namun, lanjut Iman, naik turun dalam pemeringkatan universitas adalah hal yang biasa. Pemeringkatan juga bergantung pada jumlah publikasi, penelitian, dan kerja sama pada tahun tersebut. 

“Berkat pemeringkatan QS WUR ini, kita tahu ada di posisi mana selama 72 tahun berdiri. Peringkat ini juga tidak hanya untuk sivitas akademika FH UNAIR, tetapi untuk alumni dan masyarakat luas. Top 200 itu menunjukkan apa yang sudah dikerjakan oleh pendiri FH UNAIR ini serta generasi awal para dosen dan mahasiswa yang sekarang sudah menduduki posisi-posisi penting dalam kariernya berkontribusi pada peringkat kita saat ini. Kita harus menjaga kualitas dan menunjukkan bahwa peringkat ini bukan sekadar peringkat saja, tetapi harus dijaga kualitas output penelitian, pengabdian masyarakat, dan hal-hal lain yang berdampak nyata pada masyarakat luas,” ucapnya. 

Dampak positif lain dari pemeringkatan ini yaitu FH UNAIR dilirik oleh FH perguruan tinggi lain sebagai salah satu FH yang memiliki reputasi. Hal itu juga memudahkan untuk pelaksanaan program pertukaran dosen dan mahasiswa. 

“Kalau kita mengundang dosen asing untuk kuliah tamu, mereka menjadi lebih yakin bahwa mahasiswa-mahasiswa FH UNAIR adalah mahasiswa yang pintar dan aktif berdiskusi. Untuk student exchange juga begitu. Ketika kita mengirim mahasiswa FH UNAIR ke luar negeri, universitas yang menerima juga akan merasa yakin mahasiswa FH UNAIR mampu mengikuti pembelajaran di sana,” imbuhnya. 

Sebagai penutup, Iman menyampaikan harapan untuk FH UNAIR. Ia berharap FH UNAIR mengalami peningkatan peringkat pada tahun depan dengan tetap menjaga kualitas serta mutu dari FH UNAIR, baik dari segi penelitian, pengabdian masyarakat, dan hal-hal lain. 

“Kita berharap ke depannya penelitian dari FH UNAIR juga lebih responsif, respons hukum bagaimana terhadap perkembangan di masyarakat bahkan untuk sesuatu yang belum ada,” pungkasnya. 

 

Penulis : Dewi Yugi Arti 

FH UNAIR Raih Peringkat Pertama Nasional SIR 2023

FH UNAIR Raih Peringkat Pertama Nasional SIR 2023

Humas (31/3/2023) – Fakultas Hukum Universitas Airlangga (FH UNAIR) kembali meraih peringkat pada Scimago Institutions Rankings (SIR) 2023. Ini merupakan tahun kedua bagi FH UNAIR mengikuti pemeringkatan SIR dan berhasil mempertahankan posisinya sebagai peringkat pertama tingkat nasional dan peringkat 202 tingkat dunia. 

Dekan FH UNAIR, Iman Prihandono, S.H., M.H., LL.M., Ph.D., melalui wawancara dengan FH News pada Selasa (28/3/2023) mengatakan sejak tahun lalu peringkat FH UNAIR di SIR tidak berubah, tetap peringkat 200-an secara dunia dan peringkat pertama nasional. 

“Memang untuk SIR kita tidak tahu komponen penilaian mereka, beda dengan QS World University Rankings (QS WUR). QS WUR kan ada empat komponen penilaian, jadi kita bisa bandingkan dari tahun ke tahun,” tutur Iman. 

FH UNAIR Raih Peringkat Pertama Nasional Scimago Institutions Rankings 2023FH UNAIR Raih Peringkat Pertama Nasional Scimago Institutions Rankings 2023. 

“Pemeringkatan ini juga berdampak positif, baik bagi sivitas akademika FH UNAIR, alumni, maupun masyarakat secara umum. Berkat pemeringkatan ini, kita jadi tahu ada di posisi mana FH UNAIR selama 72 tahun berdiri. Generasi awal para dosen dan mahasiswa FH UNAIR yang sudah menduduki posisi penting dalam kariernya turut berkontribusi pada peringkat kita saat ini. Kita tidak akan bisa sejauh ini tanpa kontribusi mereka. Oleh karena itu, kita tetap harus menjaga kualitas dan mutu dari FH UNAIR baik dari penelitian, pengabdian masyarakat, sitasi, maupun hal-hal lain yang berdampak nyata pada masyarakat luas,” sambungnya. 

Sebagai penutup, Iman berharap ke depannya penelitian FH UNAIR dapat lebih responsif dan dapat menjawab perkembangan di masyarakat, khususnya untuk sesuatu yang belum terjadi. Ia juga berharap kualitas penelitian yang dipertahankan ini dapat mendorong agar FH UNAIR mengalami peningkatan pada pemeringkatan tahun depan. 

 

Penulis : Dewi Yugi Arti 

Meningkat Signifikan, FH UNAIR Raih Hasil Maksimal Dari Pemeringkatan QS World University Rankings by Subject 2022

Fakultas Hukum Universitas Airlangga merupakan salah satu lembaga pendidikan tinggi di bidang hukum yang tertua di Indonesia. Sejak didirikan pada tahun 1951, Fakultas Hukum Universitas Airlangga kini telah bertransformasi menjadi lembaga yang diakui oleh dunia internasional. Hal ini tampak dengan adanya hasil pemeringkatan QS World University Rankings by Subject 2022 yang diumumkan pada 6 April 2022 dengan menempatkan Fakultas Hukum Universitas Airlangga pada angka 101-150 dari sekitar 1543 lembaga yang ada di dunia. QS World University Rankings sendiri merupakan salah satu sumber informasi terkemuka yang melakukan pemeringkatan pada penyelenggaraan pendidikan tinggi dari seluruh dunia. 

Hasil ini tampaknya meningkat secara drastis setelah tahun lalu berada pada peringkat 251-300. Atas pemeringkatan tersebut, Fakultas Hukum Universitas Airlangga berhasil menempati posisi pertama dengan menjadi salah satu lembaga pendidikan tinggi hukum terbaik secara nasional. Dalam sebuah wawancara singkat, Dekan Fakultas Hukum Universitas Airlangga, Iman Prihandono, S.H., M.H., LL.M., Ph.D. mengungkapkan kegembiraannya atas pencapaian yang telah diperjuangkan. Beliau beranggapan bahwa Fakultas Hukum yang baru berusia 70 tahun ini, tampaknya telah berhasil berada di posisi sejajar dengan Fakultas Hukum terbaik dunia yang berusia lebih dari satu abad. “Ini adalah pengakuan dari institusi internasional bahwa kita memiliki kualitas pendidikan tinggi hukum yang terbaik” ujarnya menjelaskan.

Pencapaian ini tentunya tidak dapat dilepaskan berkat perjuangan para pendahulu, mulai dari dosen, tenaga pendidik, mahasiswa, dan civitas akademika lainnya. Adapun berdasarkan empat indikator, yaitu Academic Reputation, Employer Reputation, Citations, dan H-indeks, Fakultas Hukum Universitas Airlangga berhasil meraih nilai tertinggi pada indikator Employer Reputation. “Hal ini memiliki dua arti bahwa lulusan kita diakui memiliki kualitas yang baik oleh tempat bekerjanya dan alumni kita menduduki posisi yang penting baik pada sektor publik dan privat” ujar Iman Prihandono menjelaskan. Capaian prestasi tersebut tampaknya sudah dipersiapkan secara matang sejak dikeluarkannya hasil pemeringkatan tahun lalu. Mulai dari pemetaan Employer Reputation, memperkuat basis data alumni, peningkatan kerja sama bidang pemagangan, penelitian, pengabdian masyarakat dengan berbagai instansi untuk memperkuat akses, serta pertemuan rutin dengan alumni sebagai bentuk hubungan simbiosis mutualisme. Berbagai indikator lain juga tampaknya mengalami peningkatan yang di luar dugaan seperti Academic Reputation berkat seringnya perkuliahan tamu.

Fakultas Hukum Universitas Airlangga kini berhasil mengantongi dua pemeringkatan internasional dan meneguhkan diri sebagai yang terbaik di Indonesia mulai dari QS World University Rankings by Subject serta Times Higher Education World University Rankings. Keduanya tentu memiliki indikator penilaian yang berbeda, tetapi keduanya sama-sama menempatkan Fakultas Hukum Universitas Airlangga pada peringkat pertama di Indonesia. Sebagai penutup, Iman yang merupakan dosen hukum internasional berharap agar pencapaian ini dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan lagi di tahun-tahun mendatang. Tak kalah penting, beliau juga menegaskan “Perankingan ini menunjukkan kita memiliki kualitas yang baik, tapi lebih penting lagi adalah kontribusi kita terhadap perkembangan ilmu hukum, rule of law, kesejahteraan masyarakat”.

Penulis : Dean Rizqullah Risdaryanto