Kuliah Tamu FH UNAIR Bahas Sistem Pemberian Hukuman di Belanda

  • Beranda
  • Berita
  • Kuliah Tamu FH UNAIR Bahas Sistem Pemberian Hukuman di Belanda
| yuni afifah |

Pada Selasa malam (14/6/2022), FH UNAIR menggelar kuliah tamu Hukum Pidana dengan mengundang Prof. Joost Nan sebagai pemateri. Guru besar asal Belanda itu akan mengangkat topik yang berjudul “The Development of the Sentencing System in the Netherlands.”

Prof. Nan menjelaskan bahwa hakim di Belanda memiliki wewenang diskresi yang luas dalam menjatuhkan hukuman untuk suatu perkara pidana. Batasan dari wewenang tersebut adalah hukuman maksimum yang dihaturkan melalui hukum buatan legislator berdasarkan keparahan suatu tindakan pidana. Oleh karena itu, ada suatu kebiasaan bahwa penjatuhan hukuman oleh hakim itu selaras dengan tingkat keparahan suatu tindakan pidana. Ia menambahkan bahwa sistem ini tidak berlaku untuk pidana anak.

“Hakim memiliki wewenang untuk menjatuhkan pidana selain pidana penjara, seperti pidana denda dan pidana pelayanan masyarakat. Bahkan dalam keadaan tertentu, seseorang yang melakukan tindak pidana bisa diputus bersalah tetapi tidak dijatuhi hukuman apapun. Pemutusan bersalah yang tidak dijatuhi hukuman seperti ini dikembalikan dengan keadaan suatu tindak pidana yang dilakukan,” ujar pakar dari Erasmus School of Law itu.

Dalam perkembangan hukum pidana di Belanda, Prof. Nan mengatakan bahwa sistem penjatuhan sanksi juga berkembang pula. Contohnya adalah penyelesaian pidana di luar pengadilan melalui model mediasi. Bila ada para pihak berperkara pidana telah sukses melakukan mediasi sehingga berujung damai, maka hakim wajib mempertimbangkan hasil mediasi tersebut sehingga perkara tersebut tidak dilanjutkan di level pengadilan.

Penulis: Pradnya Wicaksana

Share Link:
Berita Lainya
logo-header

© Copyright. FH UNAIR. All Rights Reserved.